Tak Gentar Isu Ijazah, Jokowi: Forum Pembuktian Ada di Pengadilan

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Laporan :Yogie Ps

Solo || detikindonesiasatu.com —Polemik ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali mencuat ke permukaan. Menanggapi isu tersebut, Jokowi menegaskan kesiapannya untuk menunjukkan ijazah asli, namun hanya dalam forum hukum yang sah.

Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas saran mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla, yang meminta agar ijazah tersebut diperlihatkan guna mengakhiri polemik di tengah masyarakat.

Jokowi menegaskan tidak keberatan membuka seluruh dokumen pendidikannya, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, selama permintaan itu datang dari hakim dalam persidangan resmi.

“Kalau diminta hakim menunjukkan ijazah asli, saya tunjukkan. Dari SD, SMP, SMA, S1 semua akan saya tunjukkan. Forumnya harus jelas, yaitu forum hukum di pengadilan,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Jumat (10/4/2026).

Ia menekankan bahwa pengadilan merupakan tempat yang tepat untuk menguji dan membuktikan kebenaran, bukan ruang publik yang kerap dipenuhi spekulasi.

Minta Hormati Proses Hukum

Lebih lanjut, Jokowi memilih untuk tidak memperpanjang polemik yang berkembang. Ia meminta semua pihak menghormati dan menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada proses hukum yang berlaku.

“Saya tidak ingin berspekulasi. Serahkan semua pada proses hukum yang ada,” tegasnya.

Menurut Jokowi, dalam prinsip hukum, pihak yang mengajukan tuduhan memiliki kewajiban untuk membuktikan dalilnya. Ia menilai tidak tepat jika pihak yang dituduh justru diminta lebih dulu membuktikan tanpa dasar proses hukum yang jelas.

“Seharusnya yang menuduh yang membuktikan, bukan saya yang disuruh menunjukkan. Kalau seperti itu, semua orang bisa dengan mudah menuduh lalu meminta pembuktian dari yang dituduh. Itu terbalik,” pungkasnya.

Redaksi : detikindonesiasatu.com

Berita Terkait

Pengajian Anwar Zahid di Boyolali Dijaga Ketat, Personel Disiagakan Sejak Sore
Dalmas dan Raimas Diuji, Polres Boyolali Perkuat Kesiapsiagaan Kamtibmas
Aksi Heroik Sopir Truk di Semarang: Rem Blong, Hindari Kerumunan Pelajar
Izin Tak Lengkap, GABSI Minta Pemkab Semarang Tutup Celosia
Malam Minggu Mencekam! Tim Siraju Polres Jepara Sikat Pesta Miras dan Balap Liar Hingga Dini Hari
Dari Rebana hingga Doa, Halal Bihalal Padangsari Satukan Hati Warga
Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Kasus Koperasi BMJ Seret Anggota DPRD
Tuduhan Pencurian Berujung Penistaan? Kasus Injak Al-Qur’an Disorot Tajam

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 14:57

Pengajian Anwar Zahid di Boyolali Dijaga Ketat, Personel Disiagakan Sejak Sore

Senin, 13 April 2026 - 14:35

Dalmas dan Raimas Diuji, Polres Boyolali Perkuat Kesiapsiagaan Kamtibmas

Senin, 13 April 2026 - 09:41

Aksi Heroik Sopir Truk di Semarang: Rem Blong, Hindari Kerumunan Pelajar

Senin, 13 April 2026 - 07:44

Izin Tak Lengkap, GABSI Minta Pemkab Semarang Tutup Celosia

Senin, 13 April 2026 - 05:25

Malam Minggu Mencekam! Tim Siraju Polres Jepara Sikat Pesta Miras dan Balap Liar Hingga Dini Hari

Minggu, 12 April 2026 - 14:39

Tak Gentar Isu Ijazah, Jokowi: Forum Pembuktian Ada di Pengadilan

Minggu, 12 April 2026 - 14:08

Dari Rebana hingga Doa, Halal Bihalal Padangsari Satukan Hati Warga

Minggu, 12 April 2026 - 11:39

Tanda Tangan Diduga Dipalsukan, Kasus Koperasi BMJ Seret Anggota DPRD

Berita Terbaru