Sinergi Lawan Narkoba dan Majukan Olahraga Beladiri, MF Hasan Audiensi dengan Kepala BNN Jawa Tengah

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Angger S

Editor : Yogie Ps

Semarang || detikindonesiasatu.com — Upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan narkoba terus digencarkan. Ketua sejumlah lembaga dan organisasi olahraga beladiri, MF Hasan atau yang akrab disapa Hasan/LiongRed, melakukan audiensi dengan Kepala BNN Jawa Tengah, Tonton Rashied, Jumat (8/5/2026).

Pertemuan yang berlangsung hangat di Kantor BNN Jawa Tengah tersebut menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam upaya pemberantasan narkoba sekaligus pembinaan generasi muda melalui olahraga beladiri.

Dikenal sebagai sosok pemuda aktif dan produktif di berbagai organisasi, MF Hasan saat ini menjabat sebagai Ketua GRIB Jaya Kota Semarang, Ketua Pemprov FBO (Freestyle Boxing Organisasi) Jawa Tengah, Ketua PERBATI Kota Semarang, serta Ketua LPKRI Jawa Tengah.

Dalam audiensi tersebut, Hasan menegaskan komitmennya untuk mendukung berbagai program pemerintah, khususnya dalam menjaga kondusivitas wilayah serta menciptakan generasi muda yang sehat, disiplin, dan menjauhi penyalahgunaan narkoba melalui dunia olahraga.

“Kami siap bersinergi dan bekerja sama dengan BNN Jawa Tengah dalam berbagai bidang. Selain menjaga hubungan baik antar lembaga, kami juga ingin menghadirkan program-program positif demi kemajuan Jawa Tengah,” ujar Hasan.

Sementara itu, Kepala BNN Jawa Tengah, Tonton Rashied, mengapresiasi langkah serta semangat kolaborasi yang dibangun oleh MF Hasan dalam mendukung pemberantasan narkoba dan pembinaan generasi muda.

“MF Hasan adalah sosok pemuda yang memiliki potensi besar dan multi talenta. Kami tentu menyambut baik sinergi ini dan siap bekerja sama demi kepentingan masyarakat serta generasi muda,” tegas Tonton Rashied.

Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi contoh positif hubungan harmonis antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan komunitas olahraga. Peran aktif tokoh muda dinilai sangat strategis dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendorong lahirnya prestasi olahraga beladiri di Kota Semarang maupun Jawa Tengah.

Redaksi : detikindonesiasatu.com

Berita Terkait

Kapolres Boyolali Resmi Buka Turnamen Voli Abimanyu Cup 2026, Semarak Hari Bhayangkara ke-80
Silaturahmi dengan PSHT, Kapolres Boyolali Tekankan Pengesahan Aman dan Tertib
Lomba Mancing Jadi Ajang Pererat Soliditas Keluarga Besar Polres Boyolali
Digerebek Saat Lepas Lilitan Dinamo, Karyawan PT Diamond Fit Diduga Curi Aset Perusahaan
iPhone 13 Pro Max Raib Usai Diminta sebagai Bukti Keseriusan, Korban Angkat Bicara
ODGJ Mengamuk Bawa Pisau Daging di Nogosari, Polisi Bertindak Cepat
Tarif SIM Diduga Melambung di Boyolali, Masyarakat Minta Penelusuran Transparan

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:29

Kapolres Boyolali Resmi Buka Turnamen Voli Abimanyu Cup 2026, Semarak Hari Bhayangkara ke-80

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:28

Silaturahmi dengan PSHT, Kapolres Boyolali Tekankan Pengesahan Aman dan Tertib

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:58

Lomba Mancing Jadi Ajang Pererat Soliditas Keluarga Besar Polres Boyolali

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:53

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:42

Digerebek Saat Lepas Lilitan Dinamo, Karyawan PT Diamond Fit Diduga Curi Aset Perusahaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:51

ODGJ Mengamuk Bawa Pisau Daging di Nogosari, Polisi Bertindak Cepat

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:39

Tarif SIM Diduga Melambung di Boyolali, Masyarakat Minta Penelusuran Transparan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:21

Gembok Hilang, Dapur SPPG Ketaon Dibobol, Kerugian Capai Rp21,15 Juta

Berita Terbaru

Daerah

Sabtu, 27 Jun 2026 - 12:53