Polres Boyolali: Stok BBM Cukup Hingga 13 Hari, LPG 3 Kg Aman Terkendali

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Helmi Bastian

Editor : Yogie Ps

Boyolali || detikindonesiasatu.com– Polres Boyolali melalui Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) melakukan monitoring dan pendataan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) serta gas LPG 3 kilogram di wilayah Kabupaten Boyolali, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Unit II (Ekonomi) tersebut bertujuan memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat tetap aman serta distribusi berjalan lancar tanpa hambatan.

Berdasarkan hasil pemantauan di TBBM Teras Boyolali, stok BBM terpantau dalam kondisi mencukupi. Untuk jenis Pertalite memiliki ketahanan sekitar 7 hari, Pertamax 8 hari, dan Solar hingga 13 hari. Distribusi BBM ke 25 SPBU di wilayah Boyolali juga dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala.

Sementara itu, ketersediaan LPG 3 Kg pada bulan April tercatat mencapai 1.107.628 tabung. Penyaluran dilakukan melalui 3 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) dan 27 agen resmi yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Boyolali.

Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan adanya kelangkaan maupun pelanggaran dalam tata niaga LPG subsidi.

“Secara umum stok BBM dan LPG 3 Kg dalam kondisi aman, dan distribusi berjalan lancar. Kami akan terus melakukan monitoring guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.

Polres Boyolali juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan (panic buying) serta menggunakan BBM dan LPG sesuai kebutuhan.

Dengan kondisi stok yang aman dan distribusi yang terkendali, stabilitas pasokan energi di wilayah Boyolali diharapkan tetap terjaga dan mampu mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari.

Redaksi : detikindonesiasatu.com

Berita Terkait

Silaturahmi dengan PSHT, Kapolres Boyolali Tekankan Pengesahan Aman dan Tertib
Lomba Mancing Jadi Ajang Pererat Soliditas Keluarga Besar Polres Boyolali
Digerebek Saat Lepas Lilitan Dinamo, Karyawan PT Diamond Fit Diduga Curi Aset Perusahaan
iPhone 13 Pro Max Raib Usai Diminta sebagai Bukti Keseriusan, Korban Angkat Bicara
ODGJ Mengamuk Bawa Pisau Daging di Nogosari, Polisi Bertindak Cepat
Tarif SIM Diduga Melambung di Boyolali, Masyarakat Minta Penelusuran Transparan
Gembok Hilang, Dapur SPPG Ketaon Dibobol, Kerugian Capai Rp21,15 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:28

Silaturahmi dengan PSHT, Kapolres Boyolali Tekankan Pengesahan Aman dan Tertib

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:58

Lomba Mancing Jadi Ajang Pererat Soliditas Keluarga Besar Polres Boyolali

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:53

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:42

Digerebek Saat Lepas Lilitan Dinamo, Karyawan PT Diamond Fit Diduga Curi Aset Perusahaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:21

iPhone 13 Pro Max Raib Usai Diminta sebagai Bukti Keseriusan, Korban Angkat Bicara

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:51

ODGJ Mengamuk Bawa Pisau Daging di Nogosari, Polisi Bertindak Cepat

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:39

Tarif SIM Diduga Melambung di Boyolali, Masyarakat Minta Penelusuran Transparan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:21

Gembok Hilang, Dapur SPPG Ketaon Dibobol, Kerugian Capai Rp21,15 Juta

Berita Terbaru

Daerah

Sabtu, 27 Jun 2026 - 12:53