Laporan : Joe
Editor : Yogie Ps
BOYOLALI || detikindonesiasatu.com– Perjalanan seorang penumpang bus asal Lampung berakhir tragis setelah yang bersangkutan ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalan Raya Solo–Semarang KM 32, tepatnya di Dukuh Nyamplung Kidul, Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Kamis (23/4/2026) pagi.
Korban diketahui bernama H. Kusrin (86), yang sebelumnya menumpang bus jurusan Lampung–Malang. Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.30 WIB, sesaat setelah korban turun dari bus di wilayah Ampel.
Kapolsek Ampel IPTU Edhy Nugroho, SH, MH menjelaskan, korban diduga turun dari bus karena kebablasan dari tujuan semula di wilayah Klero, Kabupaten Semarang.
“Korban turun dari bus, kemudian berjalan ke samping rumah warga yang diduga hendak buang air kecil. Tidak lama kemudian ditemukan sudah dalam kondisi terjatuh dan tidak bergerak,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat terlihat berjalan menjauh dari bus menuju area samping rumah warga. Namun tak berselang lama, warga menemukan korban sudah dalam posisi miring dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Mendapat laporan tersebut, petugas Polsek Ampel bersama tim medis segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan tim kesehatan dari Puskesmas Ampel tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Dugaan sementara, korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan. Keterangan pihak keluarga juga menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit asma dan jantung.
“Tidak ditemukan tanda kekerasan. Keluarga juga menyampaikan korban memiliki riwayat sakit,” imbuh petugas.
Polsek Ampel telah melakukan serangkaian tindakan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan saksi, hingga koordinasi dengan tim medis dan Inafis Polres Boyolali.
Pihak keluarga korban menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halaman di Lampung.
Kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya penumpang perjalanan jarak jauh, agar memperhatikan kondisi kesehatan selama perjalanan guna mencegah kejadian serupa.
Redaksi : detikindonesiasatu.com







