Alarm Bahaya di Kalialang: Jalan Licin Diduga Dampak Galian C, Anak Warga Jadi Korban Serius

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor :Angger S

Semarang | detikindonesiasatu.com– Kecelakaan tunggal yang menimpa seorang anak terjadi di kawasan Kalialang Greenwood Kali Pancur, Kelurahan Sukorejo, Kota Semarang.

Insiden yang terjadi pada Jumat (6/3/2026) tersebut diduga dipicu kondisi jalan yang licin dan berlumpur akibat aktivitas galian C di sekitar lokasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga, kejadian bermula saat seorang ibu warga RT 3, istri dari Bapak Anton, hendak mengantar anaknya pergi ke sekolah.

Namun saat melintas di jalur tersebut, kendaraan yang dikendarainya diduga kehilangan kendali karena permukaan jalan yang licin hingga akhirnya terjatuh.

Akibat kecelakaan tersebut, anak yang dibonceng mengalami luka serius dan harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Dari keterangan warga, korban bahkan harus menjalani tindakan operasi.

Peristiwa itu pun ramai diperbincangkan di grup komunikasi warga RT di Kelurahan Sukorejo.

Warga menyebut dalam beberapa hari terakhir sudah terjadi beberapa kecelakaan tunggal di lokasi yang sama akibat kondisi jalan yang licin.

“Dua hari ini grup RT Kelurahan Sukorejo ramai dengan kabar kecelakaan tunggal karena pengendara terpeleset akibat jalan yang licin,” ungkap salah satu warga dalam percakapan grup.

Warga lainnya menyebut lokasi kecelakaan berada di tikungan dekat warung Pak Agus yang dinilai menjadi titik paling rawan karena kondisi jalan dipenuhi lumpur.

Dalam pesan yang beredar di lingkungan RT 3, warga juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melintasi jalur tersebut.

“Dihimbau kepada seluruh warga RT 3 khususnya dan seluruh pengguna Jalan Gunungan agar ekstra hati-hati. Saat ini kondisi jalan sangat licin dan berbahaya. Kemarin pagi salah satu warga kami, istri Bapak Anton, yang hendak mengantar anaknya sekolah jatuh di lokasi tersebut.

Anak yang dibonceng menjadi korban dan saat ini masih dirawat di rumah sakit serta harus menjalani tindakan operasi,” tulis pesan tersebut.

Warga berharap kondisi jalan tersebut segera mendapat perhatian dari pihak terkait agar tidak menimbulkan korban berikutnya. Pasalnya, jalur tersebut merupakan akses yang setiap hari dilalui masyarakat, termasuk anak-anak yang berangkat ke sekolah.

Redaksi ; detikindonesiasatu.com

Berita Terkait

Silaturahmi dengan PSHT, Kapolres Boyolali Tekankan Pengesahan Aman dan Tertib
Lomba Mancing Jadi Ajang Pererat Soliditas Keluarga Besar Polres Boyolali
Digerebek Saat Lepas Lilitan Dinamo, Karyawan PT Diamond Fit Diduga Curi Aset Perusahaan
iPhone 13 Pro Max Raib Usai Diminta sebagai Bukti Keseriusan, Korban Angkat Bicara
ODGJ Mengamuk Bawa Pisau Daging di Nogosari, Polisi Bertindak Cepat
Tarif SIM Diduga Melambung di Boyolali, Masyarakat Minta Penelusuran Transparan
Gembok Hilang, Dapur SPPG Ketaon Dibobol, Kerugian Capai Rp21,15 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:28

Silaturahmi dengan PSHT, Kapolres Boyolali Tekankan Pengesahan Aman dan Tertib

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:58

Lomba Mancing Jadi Ajang Pererat Soliditas Keluarga Besar Polres Boyolali

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:53

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:42

Digerebek Saat Lepas Lilitan Dinamo, Karyawan PT Diamond Fit Diduga Curi Aset Perusahaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:21

iPhone 13 Pro Max Raib Usai Diminta sebagai Bukti Keseriusan, Korban Angkat Bicara

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:51

ODGJ Mengamuk Bawa Pisau Daging di Nogosari, Polisi Bertindak Cepat

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:39

Tarif SIM Diduga Melambung di Boyolali, Masyarakat Minta Penelusuran Transparan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:21

Gembok Hilang, Dapur SPPG Ketaon Dibobol, Kerugian Capai Rp21,15 Juta

Berita Terbaru

Daerah

Sabtu, 27 Jun 2026 - 12:53