Nama “Johnny” Mencuat Saat Penggerebekan Pabrik Ekstasi di Semarang

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Laporan : Helmi Bastian

Editor : Yogie Ps

Semarang || detikindonesiasatu.com – Fakta baru terungkap dalam penggerebekan gudang yang diduga menjadi pabrik ekstasi di Wonolopo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang 10/04/2026. Nama seorang pria yang disebut sebagai “Johnny” mencuat dan diduga telah berada di dalam gudang sebelum aparat melakukan penggerebekan.

Berdasarkan keterangan pihak di lokasi, perwakilan dari Bedoro Jaya sempat mendatangi gudang tersebut dan menemukan adanya aktivitas mencurigakan. Mereka disebut telah memiliki komunikasi atau janji dengan sosok pria yang dipanggil “Johnny”.

Namun, keberadaan pria tersebut justru menjadi misteri. Pihak keluarga maupun warga sekitar mengaku tidak mengenalnya.

“Kami sempat menanyakan siapa itu Johnny, tapi keluarga tidak ada yang kenal. Ternyata orang tersebut sudah berada di dalam gudang,” ungkap salah satu sumber di lokasi.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto membenarkan adanya penggerebekan gudang tersebut. Ia menyampaikan bahwa penanganan kasus masih dalam tahap pengembangan.

“Benar ada penggerebekan. Untuk perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan kemudian. Saat ini penanganan masih dilakukan oleh Polda Metro Jaya, dan kami melakukan backup,” tegasnya.

Yang mengejutkan, gudang tersebut sebelumnya dikenal warga sebagai tempat yang tidak mencurigakan. Bahkan, lokasi itu kerap dimanfaatkan untuk kegiatan sosial masyarakat.

“Sebelumnya gudang kosong, sering dipakai senam ibu-ibu dan anak-anak. Sebelum puasa juga digunakan untuk mencacah pakan sapi atau jagung,” jelas warga.

Warga juga mengaku tidak mengetahui kapan berbagai peralatan industri masuk ke dalam gudang tersebut.

“Tiba-tiba saja ada barang sebanyak itu. Kami tidak pernah mendapat informasi,” tambahnya.

Dalam penggerebekan itu, aparat menemukan sejumlah mesin yang diduga digunakan untuk produksi narkotika, seperti mesin pengolahan, mesin press, hingga peralatan pendukung lainnya.

Kondisi di dalam gudang dipenuhi barang bukti. Beberapa di antaranya diduga berada di area yang disebut sebagai “zona asam”, serta terdapat mesin pompa dan alat produksi lainnya.

“Di dalam ada banyak barang bukti, ada yang masih berbentuk serbuk dan ada juga yang sudah jadi,” ungkap sumber tersebut.

Meski demikian, jumlah pasti barang bukti yang diamankan belum dapat dipastikan. Saat penggerebekan berlangsung, juga tidak ditemukan adanya perlawanan dari pihak yang berada di lokasi.

Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami identitas sosok “Johnny”, asal-usul mesin produksi, serta jaringan yang diduga berada di balik operasional pabrik ekstasi tersebut.

Kasus ini kembali menjadi peringatan bahwa praktik produksi narkotika dapat beroperasi secara tersembunyi di tengah lingkungan masyarakat tanpa terdeteksi.

Redaksi : detikindonesiasatu.com

Berita Terkait

Kapolres Boyolali Resmi Buka Turnamen Voli Abimanyu Cup 2026, Semarak Hari Bhayangkara ke-80
Silaturahmi dengan PSHT, Kapolres Boyolali Tekankan Pengesahan Aman dan Tertib
Lomba Mancing Jadi Ajang Pererat Soliditas Keluarga Besar Polres Boyolali
Digerebek Saat Lepas Lilitan Dinamo, Karyawan PT Diamond Fit Diduga Curi Aset Perusahaan
iPhone 13 Pro Max Raib Usai Diminta sebagai Bukti Keseriusan, Korban Angkat Bicara
ODGJ Mengamuk Bawa Pisau Daging di Nogosari, Polisi Bertindak Cepat
Tarif SIM Diduga Melambung di Boyolali, Masyarakat Minta Penelusuran Transparan

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:29

Kapolres Boyolali Resmi Buka Turnamen Voli Abimanyu Cup 2026, Semarak Hari Bhayangkara ke-80

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:28

Silaturahmi dengan PSHT, Kapolres Boyolali Tekankan Pengesahan Aman dan Tertib

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:58

Lomba Mancing Jadi Ajang Pererat Soliditas Keluarga Besar Polres Boyolali

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:53

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:42

Digerebek Saat Lepas Lilitan Dinamo, Karyawan PT Diamond Fit Diduga Curi Aset Perusahaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:51

ODGJ Mengamuk Bawa Pisau Daging di Nogosari, Polisi Bertindak Cepat

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:39

Tarif SIM Diduga Melambung di Boyolali, Masyarakat Minta Penelusuran Transparan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:21

Gembok Hilang, Dapur SPPG Ketaon Dibobol, Kerugian Capai Rp21,15 Juta

Berita Terbaru

Daerah

Sabtu, 27 Jun 2026 - 12:53