Lingkungan Terancam, Tambang Ilegal Rowosari Diduga Dibiarkan Beroperasi

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_1024

oplus_1024

Laporan : Saka

Editor : Yogie Ps

Rowosari || detikindonesiasatu.com || 09 – April – 2026, — Aktivitas tambang yang diduga ilegal di kawasan Rowosari kian menuai sorotan tajam. Meski kuat dugaan tidak mengantongi izin resmi, kegiatan tersebut tetap berjalan mulus tanpa hambatan berarti. Situasi ini memantik pertanyaan serius di tengah publik: mengapa praktik yang terindikasi melanggar hukum justru terkesan dibiarkan?

Tambang yang disebut-sebut milik Darmo dengan koordinasi lapangan oleh Johan itu diduga telah beroperasi cukup lama. Ironisnya, hingga kini belum terlihat langkah konkret maupun tindakan tegas dari aparat penegak hukum maupun instansi teknis terkait.

Sorotan mengarah pada jajaran penegak hukum, termasuk Krimsus Polda Jawa Tengah dan Polrestabes, serta Dinas ESDM yang memiliki kewenangan dalam pengawasan sektor pertambangan. Ketiganya dinilai seolah “tak bertaring” menghadapi aktivitas yang berlangsung terang-terangan tersebut.

Tak hanya itu, publik juga mempertanyakan sikap Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang dinilai belum menunjukkan langkah tegas terhadap maraknya dugaan galian C ilegal di wilayahnya. Ketiadaan respons konkret memunculkan persepsi adanya pembiaran di level kebijakan.

Di tengah kebuntuan penegakan hukum, muncul dugaan adanya praktik “atensi” yang membuat tambang tersebut seolah kebal hukum. Isu ini menguat seiring minimnya penindakan di lapangan, meskipun dampak negatif aktivitas tambang mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kerusakan lingkungan kini menjadi ancaman nyata. Struktur tanah di sekitar lokasi dilaporkan mulai mengalami degradasi, meningkatkan potensi longsor. Perubahan kontur lahan juga disebut memperparah risiko banjir, terutama saat intensitas hujan tinggi.

“Ini bukan sekadar tambang biasa. Dampaknya sudah nyata. Kalau terus dibiarkan, tinggal tunggu bencana,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi ini menimbulkan kesan adanya pembiaran yang sistematis. Publik pun mempertanyakan integritas serta keberanian aparat dalam menegakkan hukum, terutama jika benar aktivitas ilegal berlangsung secara terbuka tanpa intervensi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak-pihak yang disebut. Minimnya transparansi justru memperkuat kecurigaan bahwa ada sesuatu yang sengaja ditutup-tutupi dari publik.

Jika dugaan pelanggaran ini terbukti, maka persoalannya bukan sekadar tambang ilegal, melainkan juga menyangkut kredibilitas institusi negara dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penegakan hukum.

Masyarakat mendesak dilakukannya investigasi independen dan terbuka. Aparat diminta tidak lagi pasif, tetapi segera mengambil langkah tegas untuk menghentikan aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan serta mengancam keselamatan warga.

Kasus ini menjadi ujian nyata: apakah hukum masih berdiri tegak, atau justru tunduk pada kepentingan tertentu?

Redaksi : detikindonesiasatu.com

Berita Terkait

Bisnis Obat Ilegal Terbongkar, Satresnarkoba Boyolali Amankan Tersangka
Sinergi Forkopimda Boyolali, May Day 2026 Dipastikan Aman dan Tertib
Aksi Kekerasan Gegerkan Lumajang, Kades Dibacok di Kediamannya Sendiri
Sertijab Kapolrestabes Semarang Berlangsung Hangat, Kombes Heri Wahyudi Resmi Menjabat
TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Dukung Program Kesehatan di Oransbari
Skandal Tambang Rowosari: Diduga Libatkan Oknum APH, Aktivitas Jalan Terus
Polres Salatiga Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jenis Bio Solar, Dua Pelaku Diamankan
157 Personel Polres Boyolali Ikuti Rikkes, Kesehatan Jadi Modal Utama Bertugas

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:20

Bisnis Obat Ilegal Terbongkar, Satresnarkoba Boyolali Amankan Tersangka

Kamis, 16 April 2026 - 10:53

Sinergi Forkopimda Boyolali, May Day 2026 Dipastikan Aman dan Tertib

Kamis, 16 April 2026 - 08:44

Aksi Kekerasan Gegerkan Lumajang, Kades Dibacok di Kediamannya Sendiri

Kamis, 16 April 2026 - 06:02

Sertijab Kapolrestabes Semarang Berlangsung Hangat, Kombes Heri Wahyudi Resmi Menjabat

Kamis, 16 April 2026 - 04:32

TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Dukung Program Kesehatan di Oransbari

Selasa, 14 April 2026 - 14:03

Polres Salatiga Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jenis Bio Solar, Dua Pelaku Diamankan

Selasa, 14 April 2026 - 13:42

157 Personel Polres Boyolali Ikuti Rikkes, Kesehatan Jadi Modal Utama Bertugas

Selasa, 14 April 2026 - 12:32

Halal Bihalal PP Polri 2026, Momentum Pererat Soliditas Bhayangkara di Boyolali

Berita Terbaru