Ketegangan Demo di Banjarnegara Berakhir Ricuh, Kades Purwasaba Jadi Korban Kekerasan

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Yogie Ps

Banjarnegara || detikindonesiasatu.com || 12-maret-2026,–Aksi demonstrasi yang berlangsung di Kantor Balai Desa Purwasaba, Kecamatan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, berakhir ricuh pada Selasa (11/3). Kepala Desa Purwasaba, Welas Yuni Nugroho yang akrab disapa Hoho Alkaf, mengaku menjadi korban pengeroyokan oleh puluhan orang usai aksi unjuk rasa tersebut.

Kericuhan terjadi saat Hoho hendak meninggalkan kantor balai desa setelah demonstrasi yang diikuti ratusan anggota LSM. Pada awalnya aksi berlangsung tertib, namun situasi mulai memanas ketika massa mendesak agar proses penjaringan perangkat desa dibatalkan.

Melalui keterangan yang diunggah di media sosial pribadinya, Hoho menyebut dirinya tiba-tiba diserang oleh sejumlah orang dari kerumunan massa ketika hendak keluar dari lokasi. Akibat kejadian itu, kacamata yang dikenakannya pecah dan pakaian yang ia pakai robek.

“Saat hendak keluar dari balai desa, saya tiba-tiba diserang dan dikeroyok oleh beberapa orang. Kacamata saya pecah dan baju saya sampai robek,” ujar Hoho dalam unggahan yang kemudian viral di media sosial.

Hoho juga menyoroti sikap aparat keamanan yang dinilainya kurang sigap dalam mengendalikan situasi. Ia menilai petugas kepolisian yang berada di lokasi tidak memberikan perlindungan maksimal ketika kericuhan terjadi. Bahkan, ia mengaku mempertimbangkan untuk melaporkan oknum aparat yang bertugas saat kejadian ke Propam Mabes Polri.

Menurut Hoho, aksi demonstrasi tersebut dipicu oleh kekecewaan salah satu anggota LSM yang tidak lolos dalam proses penjaringan perangkat desa. Massa menuntut agar tahapan seleksi yang telah sampai pada tahap pengumuman hasil dibatalkan dan diulang kembali.

Namun, pemerintah desa menolak tuntutan tersebut karena proses penjaringan perangkat desa disebut telah dilaksanakan sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku. Hoho menegaskan pihaknya tidak akan membatalkan hasil seleksi hanya karena adanya tekanan dari pihak tertentu.

“Proses penjaringan perangkat desa sudah dilakukan sesuai prosedur. Tidak mungkin dibatalkan hanya karena tekanan dari pihak manapun,” tegasnya.

Ia pun berharap mendapatkan perlindungan hukum atas insiden yang menimpanya dan meminta agar aparat penegak hukum menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Redaksi : detikindonesiasatu.com

Berita Terkait

Sinergi Forkopimda Boyolali, May Day 2026 Dipastikan Aman dan Tertib
Aksi Kekerasan Gegerkan Lumajang, Kades Dibacok di Kediamannya Sendiri
Sertijab Kapolrestabes Semarang Berlangsung Hangat, Kombes Heri Wahyudi Resmi Menjabat
TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Dukung Program Kesehatan di Oransbari
Skandal Tambang Rowosari: Diduga Libatkan Oknum APH, Aktivitas Jalan Terus
Polres Salatiga Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jenis Bio Solar, Dua Pelaku Diamankan
157 Personel Polres Boyolali Ikuti Rikkes, Kesehatan Jadi Modal Utama Bertugas
Halal Bihalal PP Polri 2026, Momentum Pererat Soliditas Bhayangkara di Boyolali

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 10:53

Sinergi Forkopimda Boyolali, May Day 2026 Dipastikan Aman dan Tertib

Kamis, 16 April 2026 - 08:44

Aksi Kekerasan Gegerkan Lumajang, Kades Dibacok di Kediamannya Sendiri

Kamis, 16 April 2026 - 06:02

Sertijab Kapolrestabes Semarang Berlangsung Hangat, Kombes Heri Wahyudi Resmi Menjabat

Kamis, 16 April 2026 - 04:32

TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Dukung Program Kesehatan di Oransbari

Selasa, 14 April 2026 - 14:03

Polres Salatiga Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jenis Bio Solar, Dua Pelaku Diamankan

Selasa, 14 April 2026 - 13:42

157 Personel Polres Boyolali Ikuti Rikkes, Kesehatan Jadi Modal Utama Bertugas

Selasa, 14 April 2026 - 12:32

Halal Bihalal PP Polri 2026, Momentum Pererat Soliditas Bhayangkara di Boyolali

Selasa, 14 April 2026 - 10:32

Pernyataan Dukungan Pemuda Katolik Jawa Tengah Terkait Aduan atas Ceramah Jusuf Kalla

Berita Terbaru