Proyek di MAN Salatiga Disorot: Tanpa Papan Proyek, Abaikan K3, Sumber Dana Dipertanyakan

Jumat, 6 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis : Angger S
Salatiga | detikindonesiasatu.com | ( 06/Maret/2026 )– Proyek pembangunan di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri Salatiga kini menjadi sorotan tajam publik. Sejumlah temuan di lapangan memunculkan tanda tanya besar, mulai dari tidak adanya papan informasi proyek hingga dugaan pengabaian standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Pantauan awak media menunjukkan para pekerja proyek tidak dilengkapi alat pelindung diri (APD) seperti helm proyek, rompi pengaman, dan sepatu safety. Kondisi ini dinilai bertentangan dengan standar kerja konstruksi yang mewajibkan penerapan K3 demi menjamin keselamatan tenaga kerja.

Tak hanya soal keselamatan, metode teknis pekerjaan pun menuai perhatian.

Proses pengecoran struktur bangunan disebut dilakukan secara manual menggunakan molen berkapasitas kecil. Untuk proyek berskala besar di lingkungan lembaga pendidikan negeri, metode tersebut dipertanyakan karena berpotensi memengaruhi mutu dan kekuatan konstruksi apabila tidak memenuhi standar teknis yang berlaku.

Yang paling mencolok, tidak ditemukan papan proyek di lokasi pembangunan.

Padahal, papan tersebut seharusnya memuat informasi penting seperti nilai pagu anggaran, sumber pendanaan, serta identitas pelaksana kegiatan.

Ketiadaan informasi ini dinilai mencederai prinsip transparansi dan keterbukaan publik dalam penggunaan dana pembangunan.

Saat dikonfirmasi, pihak kontraktor justru menyatakan bahwa sumber dana pembangunan tidak berasal dari pemerintah. Pernyataan tersebut memicu spekulasi dan pertanyaan lanjutan.

Mengingat proyek berlangsung di lingkungan sekolah negeri, publik mempertanyakan kejelasan sumber pembiayaan serta legalitas mekanisme pelaksanaannya.

“Jika bukan dari anggaran pemerintah, lalu dari mana sumber dananya? Siapa yang bertanggung jawab atas pengawasan dan mutu pekerjaan?” ujar salah satu jurnalis di lokasi.

Sejumlah pihak mendesak adanya klarifikasi resmi dari pihak sekolah maupun instansi berwenang terkait.

Transparansi sumber dana, besaran anggaran, hingga kepatuhan terhadap standar K3 dinilai penting untuk menghindari polemik yang lebih luas.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi yang disampaikan kepada publik.

Masyarakat kini menunggu jawaban tegas atas proyek yang dinilai sarat tanda tanya tersebut.

( Redaksi.detikindonesiasatu.com )

Berita Terkait

Sinergi Forkopimda Boyolali, May Day 2026 Dipastikan Aman dan Tertib
Aksi Kekerasan Gegerkan Lumajang, Kades Dibacok di Kediamannya Sendiri
Sertijab Kapolrestabes Semarang Berlangsung Hangat, Kombes Heri Wahyudi Resmi Menjabat
TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Dukung Program Kesehatan di Oransbari
Skandal Tambang Rowosari: Diduga Libatkan Oknum APH, Aktivitas Jalan Terus
Polres Salatiga Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jenis Bio Solar, Dua Pelaku Diamankan
157 Personel Polres Boyolali Ikuti Rikkes, Kesehatan Jadi Modal Utama Bertugas
Halal Bihalal PP Polri 2026, Momentum Pererat Soliditas Bhayangkara di Boyolali

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 10:53

Sinergi Forkopimda Boyolali, May Day 2026 Dipastikan Aman dan Tertib

Kamis, 16 April 2026 - 08:44

Aksi Kekerasan Gegerkan Lumajang, Kades Dibacok di Kediamannya Sendiri

Kamis, 16 April 2026 - 06:02

Sertijab Kapolrestabes Semarang Berlangsung Hangat, Kombes Heri Wahyudi Resmi Menjabat

Kamis, 16 April 2026 - 04:32

TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Dukung Program Kesehatan di Oransbari

Selasa, 14 April 2026 - 14:03

Polres Salatiga Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jenis Bio Solar, Dua Pelaku Diamankan

Selasa, 14 April 2026 - 13:42

157 Personel Polres Boyolali Ikuti Rikkes, Kesehatan Jadi Modal Utama Bertugas

Selasa, 14 April 2026 - 12:32

Halal Bihalal PP Polri 2026, Momentum Pererat Soliditas Bhayangkara di Boyolali

Selasa, 14 April 2026 - 10:32

Pernyataan Dukungan Pemuda Katolik Jawa Tengah Terkait Aduan atas Ceramah Jusuf Kalla

Berita Terbaru