Polisi Selidiki Kasus Tiga Pekerja Kandang Ayam Pingsan Misterius di Boyolali

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Adhi

Editor : Yogie Ps

BOYOLALI || detikindonesiasatu.com – Tiga pekerja kandang ayam ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan mulut berbusa di sebuah kamar tunggu anak kandang yang berada di Dukuh Karangboyo RT 001 RW 004, Desa Sampetan, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali, Selasa (9/6/2026). Polisi menduga para korban mengalami keracunan gas yang berasal dari sisa pembakaran briket arang di dalam ruangan.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 12.07 WIB saat dua karyawan kandang, Irsa dan Fajar Agus Saputro, datang untuk melakukan pengecekan rutin. Saat tiba di lokasi, keduanya mendapati gerbang kandang dalam keadaan tertutup dan tidak ada respons dari para pekerja meski telah beberapa kali dipanggil.

Merasa curiga, Fajar kemudian masuk ke area kandang dan membuka pintu kamar anak kandang. Di dalam ruangan tersebut, ia menemukan tiga pekerja dalam kondisi lemas, tidak sadarkan diri, serta mengeluarkan busa dari mulut. Temuan itu segera dilaporkan kepada pemilik kandang, Joko Jasmanto, yang kemudian meneruskan laporan kepada Polsek Ampel.

Mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek Ampel bersama tenaga kesehatan langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Ketiga korban sempat mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Tengaran sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Pandan Arang Boyolali guna memperoleh perawatan medis lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian mengindikasikan bahwa para korban diduga mengalami keracunan gas yang berasal dari sisa pembakaran briket arang yang digunakan di dalam ruangan tertutup.

Kapolsek Ampel, IPTU Edhy Nugroho, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan kejadian, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

“Polisi masih melakukan penyelidikan dan pendalaman untuk memastikan penyebab peristiwa tersebut. Saat ini para korban masih menjalani perawatan medis,” ujar IPTU Edhy Nugroho.

Polres Boyolali mengimbau masyarakat, khususnya para pekerja dan pengelola usaha peternakan, agar memperhatikan sistem ventilasi udara serta standar keselamatan kerja saat menggunakan bahan bakar briket maupun sumber pembakaran lainnya di ruang tertutup. Langkah tersebut penting untuk mencegah terjadinya penumpukan gas berbahaya yang dapat membahayakan keselamatan jiwa.

Redaksi : detikindonesianews.com

Berita Terkait

Kapolres Boyolali Resmi Buka Turnamen Voli Abimanyu Cup 2026, Semarak Hari Bhayangkara ke-80
Silaturahmi dengan PSHT, Kapolres Boyolali Tekankan Pengesahan Aman dan Tertib
Lomba Mancing Jadi Ajang Pererat Soliditas Keluarga Besar Polres Boyolali
Digerebek Saat Lepas Lilitan Dinamo, Karyawan PT Diamond Fit Diduga Curi Aset Perusahaan
iPhone 13 Pro Max Raib Usai Diminta sebagai Bukti Keseriusan, Korban Angkat Bicara
ODGJ Mengamuk Bawa Pisau Daging di Nogosari, Polisi Bertindak Cepat
Tarif SIM Diduga Melambung di Boyolali, Masyarakat Minta Penelusuran Transparan

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:29

Kapolres Boyolali Resmi Buka Turnamen Voli Abimanyu Cup 2026, Semarak Hari Bhayangkara ke-80

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:28

Silaturahmi dengan PSHT, Kapolres Boyolali Tekankan Pengesahan Aman dan Tertib

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:58

Lomba Mancing Jadi Ajang Pererat Soliditas Keluarga Besar Polres Boyolali

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:53

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:42

Digerebek Saat Lepas Lilitan Dinamo, Karyawan PT Diamond Fit Diduga Curi Aset Perusahaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:51

ODGJ Mengamuk Bawa Pisau Daging di Nogosari, Polisi Bertindak Cepat

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:39

Tarif SIM Diduga Melambung di Boyolali, Masyarakat Minta Penelusuran Transparan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:21

Gembok Hilang, Dapur SPPG Ketaon Dibobol, Kerugian Capai Rp21,15 Juta

Berita Terbaru

Daerah

Sabtu, 27 Jun 2026 - 12:53