Kapolres Boyolali Siap Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Ade Wahyudi

Editor : Yogie Ps

BOYOLALI || detikindonesiasatu.com – Polres Boyolali bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Boyolali memperkuat sinergi dan koordinasi guna mendukung kelancaran pelaksanaan Sensus Ekonomi Tahun 2026. Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan silaturahmi dan rapat koordinasi yang digelar di Ruang Bhara Merbabu Polres Boyolali, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., dan dihadiri para Pejabat Utama Polres Boyolali. Hadir pula Kepala BPS Kabupaten Boyolali, Puguh Raharjo, S.ST., M.T., beserta jajaran.

Dalam pertemuan itu, BPS Kabupaten Boyolali memaparkan tahapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Kegiatan pendataan akan dilakukan secara langsung oleh petugas pencacah kepada masyarakat dan pelaku usaha di seluruh wilayah Kabupaten Boyolali.

Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian masyarakat, mulai dari tingkat nasional hingga wilayah terkecil. Data yang diperoleh nantinya diharapkan menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

Selain memaparkan teknis pelaksanaan sensus, BPS juga meminta dukungan Polres Boyolali dalam upaya sosialisasi kepada masyarakat agar proses pendataan berjalan lancar dan mendapatkan respons positif dari warga.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Boyolali menyatakan kesiapan jajarannya untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Dukungan akan dilakukan melalui penyampaian informasi pada apel jam pimpinan serta sosialisasi kepada seluruh personel Polres dan Polsek jajaran.

“Polres Boyolali siap bersinergi dan mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 agar berjalan aman, lancar, dan sukses. Data yang akurat sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan,” ujar AKBP Indra Maulana Saputra.

Kapolres juga menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam menjaga stabilitas wilayah. Menurutnya, data yang dihasilkan dari sensus dapat menjadi salah satu referensi strategis dalam mendukung berbagai program pemerintah, termasuk persiapan dan pengamanan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tahun 2026 di Kabupaten Boyolali.

Melalui koordinasi yang erat antara Polres Boyolali dan BPS Kabupaten Boyolali, diharapkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan optimal serta menghasilkan data yang akurat dan bermanfaat bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Redaksi : detikindonesiasatu.com

Berita Terkait

Kapolres Boyolali Resmi Buka Turnamen Voli Abimanyu Cup 2026, Semarak Hari Bhayangkara ke-80
Silaturahmi dengan PSHT, Kapolres Boyolali Tekankan Pengesahan Aman dan Tertib
Lomba Mancing Jadi Ajang Pererat Soliditas Keluarga Besar Polres Boyolali
Digerebek Saat Lepas Lilitan Dinamo, Karyawan PT Diamond Fit Diduga Curi Aset Perusahaan
iPhone 13 Pro Max Raib Usai Diminta sebagai Bukti Keseriusan, Korban Angkat Bicara
ODGJ Mengamuk Bawa Pisau Daging di Nogosari, Polisi Bertindak Cepat
Tarif SIM Diduga Melambung di Boyolali, Masyarakat Minta Penelusuran Transparan

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:29

Kapolres Boyolali Resmi Buka Turnamen Voli Abimanyu Cup 2026, Semarak Hari Bhayangkara ke-80

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:28

Silaturahmi dengan PSHT, Kapolres Boyolali Tekankan Pengesahan Aman dan Tertib

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:58

Lomba Mancing Jadi Ajang Pererat Soliditas Keluarga Besar Polres Boyolali

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:53

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:42

Digerebek Saat Lepas Lilitan Dinamo, Karyawan PT Diamond Fit Diduga Curi Aset Perusahaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:51

ODGJ Mengamuk Bawa Pisau Daging di Nogosari, Polisi Bertindak Cepat

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:39

Tarif SIM Diduga Melambung di Boyolali, Masyarakat Minta Penelusuran Transparan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:21

Gembok Hilang, Dapur SPPG Ketaon Dibobol, Kerugian Capai Rp21,15 Juta

Berita Terbaru

Daerah

Sabtu, 27 Jun 2026 - 12:53