Pelayanan Lambat Tak Ditolerir, Kapolres Boyolali Dorong Standar Baru di Era Digital

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Joe

Editor : Yogie Ps

BOYOLALI || detikindonesiasatu.com – Polres Boyolali menggelar Forum Belajar Bersama bertema “Transformasi Pelayanan Publik di Era Digital: Cepat, Tepat, dan Akuntabel” di Ruang Bhara Merapi, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.30 WIB hingga 11.00 WIB ini dipimpin langsung Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, didampingi pejabat utama, jajaran SPKT, serta perwakilan personel dari berbagai satuan fungsi.

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa Polri memiliki mandat utama dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya transformasi pelayanan publik berbasis digital agar semakin responsif, presisi, dan akuntabel.

“Polri harus mampu memberikan pelayanan terbaik. Saat ini sudah ada layanan 110 yang bisa diakses masyarakat untuk melaporkan tindak pidana maupun gangguan kamtibmas. Layanan ini harus dimaksimalkan hingga tingkat Polsek,” tegasnya.

Kapolres juga menginstruksikan peserta agar materi yang diperoleh dalam forum tersebut dapat ditransfer kepada anggota di tingkat Polsek, khususnya petugas SPKT yang berada di garis depan pelayanan.

“Kita harus meminimalisir komplain dari masyarakat. Kuncinya adalah pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional,” tambahnya.

Dalam forum tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari praktisi perbankan Bank Jateng, yakni Shintya Deviana, Desi Natalia, dan Darwanto. Materi yang disampaikan berfokus pada konsep service excellent atau pelayanan prima, yakni pelayanan yang mampu melampaui ekspektasi masyarakat melalui pengalaman yang positif, konsisten, dan profesional.

Beberapa poin utama yang ditekankan meliputi penerapan prinsip 5S (senyum, salam, sapa, sopan, santun), respons cepat dan keandalan layanan, pentingnya empati serta komunikasi efektif, hingga kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital.

Selain itu, peserta juga dibekali standar operasional dalam menerima tamu dan menangani keluhan masyarakat, dengan pendekatan humanis—mulai dari sikap ramah, kemampuan mendengar aktif, hingga memberikan solusi tanpa menyalahkan.

“Pelayanan bukan sekadar tugas, tetapi pengalaman yang kita ciptakan bagi masyarakat,” menjadi salah satu pesan kunci dalam sesi materi.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif dan tanya jawab, yang dimanfaatkan peserta untuk berbagi pengalaman serta kendala di lapangan.

Melalui forum ini, diharapkan kapasitas dan profesionalisme personel Polri, khususnya di Polres Boyolali, semakin meningkat dalam memberikan pelayanan publik yang adaptif di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Redaksi : detikindonesiasatu.com

Berita Terkait

Kapolres Boyolali Resmi Buka Turnamen Voli Abimanyu Cup 2026, Semarak Hari Bhayangkara ke-80
Silaturahmi dengan PSHT, Kapolres Boyolali Tekankan Pengesahan Aman dan Tertib
Lomba Mancing Jadi Ajang Pererat Soliditas Keluarga Besar Polres Boyolali
Digerebek Saat Lepas Lilitan Dinamo, Karyawan PT Diamond Fit Diduga Curi Aset Perusahaan
iPhone 13 Pro Max Raib Usai Diminta sebagai Bukti Keseriusan, Korban Angkat Bicara
ODGJ Mengamuk Bawa Pisau Daging di Nogosari, Polisi Bertindak Cepat
Tarif SIM Diduga Melambung di Boyolali, Masyarakat Minta Penelusuran Transparan

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:29

Kapolres Boyolali Resmi Buka Turnamen Voli Abimanyu Cup 2026, Semarak Hari Bhayangkara ke-80

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:28

Silaturahmi dengan PSHT, Kapolres Boyolali Tekankan Pengesahan Aman dan Tertib

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:58

Lomba Mancing Jadi Ajang Pererat Soliditas Keluarga Besar Polres Boyolali

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:53

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:42

Digerebek Saat Lepas Lilitan Dinamo, Karyawan PT Diamond Fit Diduga Curi Aset Perusahaan

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:51

ODGJ Mengamuk Bawa Pisau Daging di Nogosari, Polisi Bertindak Cepat

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:39

Tarif SIM Diduga Melambung di Boyolali, Masyarakat Minta Penelusuran Transparan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:21

Gembok Hilang, Dapur SPPG Ketaon Dibobol, Kerugian Capai Rp21,15 Juta

Berita Terbaru

Daerah

Sabtu, 27 Jun 2026 - 12:53