KUPANG — Menjelang waktu berbuka puasa, jajaran Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Nusa Tenggara Timur turun ke wilayah pesisir dan perairan. Dalam rangka menyemarakkan Ramadhan 2026, mereka membagikan takjil kepada nelayan, kru kapal, dan masyarakat yang masih beraktivitas di laut.
Direktur Polairud Polda NTT, Kombes Pol Irwan Deffi Nasution, mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk kehadiran Polri di ruang-ruang maritim yang kerap jauh dari sorotan.
“Pembagian takjil ini bukan sekadar berbagi makanan berbuka, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan empati, serta memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat pesisir,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung di sejumlah titik. Di Kabupaten Sikka, personel kapal patroli Ditpolairud bersama Bhayangkari membagikan takjil di sekitar Pelabuhan Wuring, Kecamatan Alok Barat. Aksi tersebut juga melibatkan Satpolairud Polres Sikka, Pramuka, serta organisasi masyarakat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Sikka.
Pembagian serupa digelar di perairan Teluk Kupang, Flores Timur, dan Labuan Bajo. Sasaran utamanya para kru kapal, nelayan kecil, serta warga pesisir yang belum sempat kembali ke rumah saat azan magrib tiba.
Irwan menegaskan kegiatan sosial itu akan terus dilakukan sebagai bagian dari implementasi konsep Polri Presisi yang humanis dan responsif.
“Inilah wujud nyata Polri hadir untuk masyarakat,” katanya.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.30 hingga 17.30 Wita tersebut dilaporkan berjalan aman dan lancar. Di tengah riuh aktivitas pelabuhan dan debur ombak, paket takjil dibagikan—sebagai jeda singkat sebelum para nelayan kembali menatap laut.







