Mahasiswa di Semarang Diduga Gelapkan 40 Sepeda Motor Milik Teman dan Pacar, Uang Hasil Gadai Dipakai untuk Gaya Hidup

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang |detikindonesiasatu.com|–  Aparat kepolisian dari Polsek Ngaliyan mengamankan seorang mahasiswa berinisial IM (23) yang diduga melakukan tindak pidana penggelapan puluhan sepeda motor milik teman kuliah dan pacarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diduga telah menggadaikan 40 unit sepeda motor dalam kurun waktu sekitar satu bulan dengan total uang yang diperoleh mencapai Rp135 juta.

Kasus tersebut terungkap setelah salah satu korban melaporkan kehilangan kendaraannya ke Polsek Ngaliyan pada 19 Mei 2026. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka di wilayah Kaliwungu, Kendal, pada 4 Juni 2026.

Dalam menjalankan aksinya, IM diduga menggunakan modus menyewa sepeda motor milik korban dengan menawarkan biaya sewa sebesar Rp80 ribu hingga Rp100 ribu per hari. Namun, kendaraan yang dipinjam justru digadaikan kepada pihak lain tanpa persetujuan pemilik dengan nilai gadai berkisar antara Rp6 juta hingga Rp12 juta per unit.

Dari hasil pemeriksaan sementara, sebagian dana hasil gadai disebut digunakan untuk membayar korban lain agar aksinya tidak segera terungkap. Sementara itu, sisa uang diduga dipakai untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup, hiburan, serta membayar layanan yang dipesan melalui aplikasi MiChat.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Polsek Ngaliyan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pendalaman terkait kemungkinan adanya korban lain maupun pihak yang turut terlibat dalam perkara tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam meminjamkan kendaraan kepada orang lain serta memastikan adanya perjanjian dan jaminan yang jelas guna menghindari penyalahgunaan.

 

Penulis: Suntono

Sumber: Ngaliyannews

Berita Terkait

iPhone 13 Pro Max Raib Usai Diminta sebagai Bukti Keseriusan, Korban Angkat Bicara
ODGJ Mengamuk Bawa Pisau Daging di Nogosari, Polisi Bertindak Cepat
Tarif SIM Diduga Melambung di Boyolali, Masyarakat Minta Penelusuran Transparan
Gembok Hilang, Dapur SPPG Ketaon Dibobol, Kerugian Capai Rp21,15 Juta
Awak Kamling di Boyolali Terima Bansos dari Polres Jelang Hari Bhayangkara ke-80
Wujudkan Jateng Bebas Karhutla, Boyolali Gelar Apel dan Simulasi Pemadaman Kebakaran Hutan
Ratusan Warga Manfaatkan Bazar Pangan Murah yang Digelar Polres Boyolali
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Boyolali Teguhkan Semangat Pengabdian Melalui Ziarah Pahlawan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:21

iPhone 13 Pro Max Raib Usai Diminta sebagai Bukti Keseriusan, Korban Angkat Bicara

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:51

ODGJ Mengamuk Bawa Pisau Daging di Nogosari, Polisi Bertindak Cepat

Kamis, 25 Juni 2026 - 04:39

Tarif SIM Diduga Melambung di Boyolali, Masyarakat Minta Penelusuran Transparan

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:06

Awak Kamling di Boyolali Terima Bansos dari Polres Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:54

Wujudkan Jateng Bebas Karhutla, Boyolali Gelar Apel dan Simulasi Pemadaman Kebakaran Hutan

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:36

Ratusan Warga Manfaatkan Bazar Pangan Murah yang Digelar Polres Boyolali

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:20

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Boyolali Teguhkan Semangat Pengabdian Melalui Ziarah Pahlawan

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:26

Honda Scoopy Merah Raib Digondol Maling di Semarang, Pemilik Rugi Rp15 Juta

Berita Terbaru