Kasus Kekerasan Anak di Boyolali Direkonstruksi, Motif Sakit Hati Terungkap

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan :Joe

Editor : Yogie Ps

Boyolali || detikindonesiasatu.com — Polres Boyolali menggelar rekonstruksi kasus tindak pidana kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan korban meninggal dunia, serta pencurian dengan kekerasan, di wilayah Kecamatan Karanggede, Kamis (9/4/2026).

Rekonstruksi dilaksanakan di halaman Satreskrim Polres Boyolali dengan menghadirkan tersangka dan sejumlah saksi, serta disaksikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Boyolali. Kegiatan ini bertujuan mencocokkan keterangan tersangka dengan fakta-fakta yang telah dihimpun penyidik.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra melalui jajaran Satreskrim menyampaikan, dalam rekonstruksi tersebut tersangka memperagakan sebanyak 43 adegan, mulai dari tahap perencanaan hingga meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP).

Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 29 Januari 2026, di sebuah rumah di Dukuh Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali. Dalam kejadian tersebut, satu korban anak meninggal dunia, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat.

 

Berdasarkan hasil penyidikan, motif pelaku diduga dilatarbelakangi rasa sakit hati terhadap korban. Selain melakukan kekerasan, pelaku juga mengambil sejumlah barang milik korban sebelum melarikan diri.

Untuk menjaga situasi tetap kondusif, rekonstruksi dilakukan secara terbatas dengan pengamanan ketat dari personel Polres Boyolali. Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

“Rekonstruksi ini merupakan bagian penting dalam proses penyidikan untuk memperjelas kronologi kejadian serta melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke jaksa penuntut umum,” ujar pihak kepolisian.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Polres Boyolali menegaskan komitmennya untuk menangani kasus ini secara profesional.

Redaksi : detikindonesiasatu.com

Berita Terkait

Aksi Kekerasan Gegerkan Lumajang, Kades Dibacok di Kediamannya Sendiri
Sertijab Kapolrestabes Semarang Berlangsung Hangat, Kombes Heri Wahyudi Resmi Menjabat
TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Dukung Program Kesehatan di Oransbari
Skandal Tambang Rowosari: Diduga Libatkan Oknum APH, Aktivitas Jalan Terus
Polres Salatiga Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jenis Bio Solar, Dua Pelaku Diamankan
157 Personel Polres Boyolali Ikuti Rikkes, Kesehatan Jadi Modal Utama Bertugas
Halal Bihalal PP Polri 2026, Momentum Pererat Soliditas Bhayangkara di Boyolali
Pernyataan Dukungan Pemuda Katolik Jawa Tengah Terkait Aduan atas Ceramah Jusuf Kalla

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 08:44

Aksi Kekerasan Gegerkan Lumajang, Kades Dibacok di Kediamannya Sendiri

Kamis, 16 April 2026 - 06:02

Sertijab Kapolrestabes Semarang Berlangsung Hangat, Kombes Heri Wahyudi Resmi Menjabat

Kamis, 16 April 2026 - 04:32

TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Dukung Program Kesehatan di Oransbari

Rabu, 15 April 2026 - 04:00

Skandal Tambang Rowosari: Diduga Libatkan Oknum APH, Aktivitas Jalan Terus

Selasa, 14 April 2026 - 14:03

Polres Salatiga Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jenis Bio Solar, Dua Pelaku Diamankan

Selasa, 14 April 2026 - 12:32

Halal Bihalal PP Polri 2026, Momentum Pererat Soliditas Bhayangkara di Boyolali

Selasa, 14 April 2026 - 10:32

Pernyataan Dukungan Pemuda Katolik Jawa Tengah Terkait Aduan atas Ceramah Jusuf Kalla

Selasa, 14 April 2026 - 10:15

Operasi Senyap Resmob Polres Salatiga Bongkar Penimbunan Solar Subsidi, Puluhan Jerigen Disita

Berita Terbaru