Dini Hari Mematikan! Jalur Jepara–Welahan Kembali Telan Dua Nyawa

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jepara |detikindoneisasatu.com|  Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur rawan Jepara–Welahan, tepatnya di wilayah Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Welahan, pada Sabtu (4/4/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

Insiden tragis ini melibatkan sepeda motor dan truk tronton, yang mengakibatkan dua pemuda meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula saat sepeda motor Honda Beat Street yang dikendarai Arif Muttaqin (24), warga Kalipucang Wetan, berboncengan dengan Khaidar Fazal Dzat (18), warga Desa Bugo, melaju dari arah utara ke selatan.

Sesampainya di lokasi kejadian, motor diduga melaju terlalu ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, sebuah truk tronton Hino dengan nomor polisi K 8031 OC datang dari arah berlawanan.

Karena jarak yang sudah sangat dekat, tabrakan keras tak dapat dihindari. Benturan hebat tersebut menyebabkan kedua pengendara motor meninggal dunia di tempat.

Data Korban dan Kendaraan

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian:

Pengendara motor: Arif Muttaqin (24), warga Kalipucang Wetan RT 05/RW 03, Welahan

Penumpang: Khaidar Fazal Dzat (18), warga Desa Bugo RT 02/RW 02, Welahan

Pengemudi truk: Sunardi (61), warga Desa Pendem, Kecamatan Kembang, Jepara

Sepeda motor mengalami kerusakan parah akibat benturan, sementara pengemudi truk dilaporkan dalam kondisi selamat dan kooperatif saat dimintai keterangan.

Jalur Rawan, Kewaspadaan Diuji

Jalur Jepara–Welahan kembali menjadi sorotan sebagai titik rawan kecelakaan, khususnya pada jam-jam dini hari saat kondisi lalu lintas cenderung lengang.

Pengendara diimbau untuk tetap waspada, menghindari berkendara dalam kondisi mengantuk, serta menjaga posisi lajur agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian guna penyelidikan lebih lanjut.

 

Laporan: Suntono

Sumber: SUARAJEPARA

Berita Terkait

Paramadina Village Jadi Sorotan, Aktivitas Pembangunan Diduga Jalan Meski Izin Dipertanyakan
KNPI Biak Butuh Pemimpin Kapabel, Tokoh Pemuda Tekankan Calon Ketua Harus Putra Asli Byak
Dalih Investasi dan Lapangan Kerja, Proyek Nandanavana Getasan Tetap Dibangun Meski Izin Dipertanyakan
Polisi Bergerak Cepat Usai Laporan Penemuan Perempuan Meninggal di Desa Cluntang
Perkuat Kamtibmas, Polsek Banyudono Gelar Silaturahmi dan Baksos di Tiga Desa
Momentum Idul Adha, Polres Boyolali Perkuat Kebersamaan dan Semangat Berbagi
Polres Boyolali Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif
Antisipasi Kecelakaan Air, Polsek Teras Sambangi Anak-Anak di Kali Pleret

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:11

Paramadina Village Jadi Sorotan, Aktivitas Pembangunan Diduga Jalan Meski Izin Dipertanyakan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:22

KNPI Biak Butuh Pemimpin Kapabel, Tokoh Pemuda Tekankan Calon Ketua Harus Putra Asli Byak

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:03

Dalih Investasi dan Lapangan Kerja, Proyek Nandanavana Getasan Tetap Dibangun Meski Izin Dipertanyakan

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:47

Polisi Bergerak Cepat Usai Laporan Penemuan Perempuan Meninggal di Desa Cluntang

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:32

Perkuat Kamtibmas, Polsek Banyudono Gelar Silaturahmi dan Baksos di Tiga Desa

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:05

Polres Boyolali Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:43

Antisipasi Kecelakaan Air, Polsek Teras Sambangi Anak-Anak di Kali Pleret

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:50

Polres Boyolali Gandeng Dokter Spesialis Paru Sosialisasikan Bahaya TBC

Berita Terbaru