Laporan : Suntono
Editor : Yogie Ps
BOYOLALI || detikindonesiasatu.com— Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menghadiri sekaligus memastikan pengamanan Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Kauman, Kecamatan Wonosegoro, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan bertema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” tersebut digelar di Lapangan Desa Kauman dan diikuti sekitar 300 peserta dari unsur Forkopimda, TNI-Polri, organisasi perangkat daerah (OPD), serta masyarakat.
Hadir dalam kegiatan itu Bupati Boyolali Agus Irawan, Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, jajaran Korem 074/Warastratama, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat.
Upacara pembukaan dimulai pukul 09.30 WIB dengan Bupati Boyolali bertindak sebagai inspektur upacara. Rangkaian kegiatan meliputi pemeriksaan pasukan, penandatanganan naskah proyek TMMD, penyematan tanda peserta, hingga pemukulan kentongan sebagai tanda dimulainya program.
Dalam amanatnya, Bupati menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan desa sebagai fondasi kemajuan bangsa.
“Pembangunan desa merupakan kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. TMMD menjadi wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujarnya.
Program TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 didukung anggaran sebesar Rp822 juta yang bersumber dari APBD Provinsi, APBD Kabupaten, serta swadaya masyarakat.

Adapun sasaran fisik mencakup pembangunan jalan sepanjang ratusan meter, pembangunan talud, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Sementara kegiatan nonfisik meliputi penyuluhan bela negara, bahaya narkoba, pencegahan stunting, pelayanan kesehatan gratis, hingga pemberdayaan UMKM.
Sebanyak 75 personel terlibat dalam pelaksanaan TMMD, terdiri dari 20 personel TNI, 10 anggota Polri, perangkat desa, serta puluhan warga setempat. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan, mulai 22 April hingga 21 Mei 2026 di Dukuh Ngrembes, Desa Kauman.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menegaskan komitmen Polri dalam mendukung penuh program TMMD, baik dari sisi pengamanan maupun keterlibatan langsung di lapangan.
“Polri siap bersinergi dengan TNI dan pemerintah daerah untuk memastikan seluruh rangkaian TMMD berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial berupa sembako serta bantuan RTLH kepada masyarakat secara simbolis.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Hal ini mencerminkan kuatnya sinergitas antarinstansi dalam mendukung pembangunan wilayah pedesaan.
Program TMMD diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Boyolali menuju daerah yang maju, nyaman dihuni, dan berdaya saing.
Redaksi : detikindonesiasatu.com







