Aksi Heroik Sopir Truk di Semarang: Rem Blong, Hindari Kerumunan Pelajar

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Yogie Ps

Semarang || detikindonesiasatu.com – Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas yang nyaris berujung fatal terjadi di Jalan Abdulrahman Saleh, Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 14.15 WIB.

Kejadian bermula saat sebuah truk boks yang dikemudikan Santoso (54), berplat nomor AB 8542 BD, mengalami rem blong di tengah kondisi jalan yang padat. Saat itu, lalu lintas sedang ramai, bertepatan dengan jam pulang siswa SMP Negeri 19 Semarang, sehingga situasi di lokasi cukup berisiko.

Di depan truk yang dikendarainya, terdapat dua kendaraan lain, yakni sebuah mobil Suzuki Carry pick up bermuatan sayur mayur yang dikemudikan Abdul (40) dengan nomor polisi H 8460 QE, serta sebuah truk bermuatan kayu.

Menyadari rem kendaraannya tidak lagi berfungsi dan untuk menghindari potensi kecelakaan beruntun yang lebih parah, Santoso mengambil keputusan cepat. Ia membanting setir ke arah kiri, mengarahkan truknya ke bahu jalan.

Namun, manuver darurat tersebut membuat truk menabrak pohon dan beton di sisi kiri jalan. Benturan keras menyebabkan truk terguling ke arah kanan dan menimpa mobil pick up yang berada di dekatnya.

Oplus_132096

Meski insiden tampak dramatis, kabar baiknya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kedua sopir dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius.

“Kejadiannya sekitar pukul 14.15, kondisi jalan memang ramai sekali. Alhamdulillah kami semua selamat,” ujar Abdul, sopir pick up yang mengangkut sayuran.

Truk yang dikemudikan Santoso diketahui membawa muatan makanan kucing, sementara kendaraan Abdul berisi sayur mayur untuk dijual.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengecekan kondisi kendaraan, khususnya sistem pengereman, sebelum digunakan di jalan raya. Di sisi lain, tindakan cepat Santoso dinilai berhasil meminimalisir risiko korban jiwa di tengah situasi lalu lintas yang padat.

Redaksi : detikindonesiasatu.com

Berita Terkait

Dekat dengan Rakyat, Babinsa Tahota Sambangi Tokoh Adat Yermatum
Pemindahan Jekson Sihombing Tuai Kontroversi, Dugaan Pelanggaran HAM Menguat
Dugaan Kendali Narkoba dari Balik Sel, Robig Langsung Dipindah ke Nusakambangan
“Mobil Cash Rp1,3 Miliar Nyaris Dirampas DC: Skandal Dugaan Data Fiktif Seret Nama BFI Finance”
Viral dan Mematikan, Jembatan Cangar Kembali Telan Korban Jiwa
Jelang May Day, Kapolres Boyolali Turun Langsung Pimpin Latihan Pengamanan
Berhenti di Ampel, Perjalanan Penumpang Bus Ini Berujung Duka
Polsek Ampel Ungkap Kasus Pencurian Kabel Tower, Pelaku Masih Diburu

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 08:21

Dekat dengan Rakyat, Babinsa Tahota Sambangi Tokoh Adat Yermatum

Sabtu, 25 April 2026 - 01:50

Pemindahan Jekson Sihombing Tuai Kontroversi, Dugaan Pelanggaran HAM Menguat

Jumat, 24 April 2026 - 20:29

Dugaan Kendali Narkoba dari Balik Sel, Robig Langsung Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 24 April 2026 - 02:09

“Mobil Cash Rp1,3 Miliar Nyaris Dirampas DC: Skandal Dugaan Data Fiktif Seret Nama BFI Finance”

Kamis, 23 April 2026 - 14:02

Viral dan Mematikan, Jembatan Cangar Kembali Telan Korban Jiwa

Kamis, 23 April 2026 - 11:33

Berhenti di Ampel, Perjalanan Penumpang Bus Ini Berujung Duka

Senin, 20 April 2026 - 17:04

Polsek Ampel Ungkap Kasus Pencurian Kabel Tower, Pelaku Masih Diburu

Senin, 20 April 2026 - 10:23

Nyalip Truk Tronton Berujung Maut, 2 Pelajar Tewas Terlindas di Keling Jepara

Berita Terbaru