Polres Boyolali Gandeng Dokter Spesialis Paru Sosialisasikan Bahaya TBC

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Adhi

Editor : Yogie Ps

Boyolali || detikindonesiasatu.com – Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran personel terkait pencegahan penyakit menular, Polres Boyolali menggelar kegiatan Forum Belajar Bersama bertema “Ayo Bersama Akhiri TBC, Indonesia Bisa” di Aula Bhara Merapi Polres Boyolali, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diikuti perwakilan personel Polres Boyolali, anggota Polsek jajaran, serta para operator. Hadir dalam kegiatan tersebut AKP Budi Setiawan, S.Ikom., selaku Kasubbagwatpers Bag SDM, dan Iptu Joko Siswanto, S.T., M.M., selaku Kasubbagbinkar Bag SDM.

Forum edukasi kesehatan ini menghadirkan narasumber dr. Anneke Susilo Dewi, Sp.P., dokter spesialis paru dari RS Indriati Boyolali. Dalam pemaparannya, ia memberikan penjelasan menyeluruh mengenai bahaya Tuberculosis (TBC), mulai dari pola penularan, gejala, pencegahan, hingga proses pengobatan penyakit tersebut.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., melalui AKP Budi Setiawan menyampaikan bahwa kegiatan Forum Belajar Bersama merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas pengetahuan personel, termasuk di bidang kesehatan, guna menunjang kesiapsiagaan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sesi materi, dijelaskan bahwa TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan dapat menyerang siapa saja, termasuk anak-anak. Penyakit ini umumnya menyerang paru-paru, namun juga dapat mengenai organ tubuh lain seperti tulang, ginjal, hingga kulit.

Narasumber juga menegaskan bahwa TBC bukan penyakit keturunan maupun hal mistis, melainkan penyakit yang dapat disembuhkan melalui penanganan medis yang tepat dan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan.

Selain itu, peserta mendapatkan pemahaman mengenai situasi TBC di Indonesia, faktor risiko, gejala klinis, hingga metode pemeriksaan seperti mikroskopis, Tes Cepat Molekuler (TCM), dan kultur laboratorium. Pentingnya deteksi dini, pemeriksaan dahak yang benar, serta pemanfaatan teknologi laboratorium berbasis sistem notifikasi hasil pemeriksaan pasien juga turut disampaikan dalam forum tersebut.

Dalam pemaparannya, dr. Anneke menekankan bahwa penularan TBC terjadi melalui udara, terutama dari percikan ludah saat penderita berbicara, batuk, atau bersin tanpa menggunakan pelindung. Oleh karena itu, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penggunaan masker, menjaga ventilasi udara, olahraga teratur, konsumsi makanan bergizi, serta etika batuk yang benar menjadi langkah penting dalam memutus rantai penyebaran TBC.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk memperdalam pemahaman terkait gejala, pengobatan, efek samping obat TBC, hingga langkah penanganan apabila ditemukan indikasi penyakit di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, Polres Boyolali berharap seluruh personel dapat menjadi agen edukasi kesehatan, meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan TBC, serta mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia bebas Tuberculosis.

Redaksi : detikindonesiasatu.com

Berita Terkait

Paramadina Village Jadi Sorotan, Aktivitas Pembangunan Diduga Jalan Meski Izin Dipertanyakan
KNPI Biak Butuh Pemimpin Kapabel, Tokoh Pemuda Tekankan Calon Ketua Harus Putra Asli Byak
Dalih Investasi dan Lapangan Kerja, Proyek Nandanavana Getasan Tetap Dibangun Meski Izin Dipertanyakan
Polisi Bergerak Cepat Usai Laporan Penemuan Perempuan Meninggal di Desa Cluntang
Perkuat Kamtibmas, Polsek Banyudono Gelar Silaturahmi dan Baksos di Tiga Desa
Momentum Idul Adha, Polres Boyolali Perkuat Kebersamaan dan Semangat Berbagi
Polres Boyolali Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif
Antisipasi Kecelakaan Air, Polsek Teras Sambangi Anak-Anak di Kali Pleret

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:11

Paramadina Village Jadi Sorotan, Aktivitas Pembangunan Diduga Jalan Meski Izin Dipertanyakan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:22

KNPI Biak Butuh Pemimpin Kapabel, Tokoh Pemuda Tekankan Calon Ketua Harus Putra Asli Byak

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:03

Dalih Investasi dan Lapangan Kerja, Proyek Nandanavana Getasan Tetap Dibangun Meski Izin Dipertanyakan

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:47

Polisi Bergerak Cepat Usai Laporan Penemuan Perempuan Meninggal di Desa Cluntang

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:32

Perkuat Kamtibmas, Polsek Banyudono Gelar Silaturahmi dan Baksos di Tiga Desa

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:05

Polres Boyolali Gelar Penyembelihan Hewan Kurban, Situasi Berlangsung Aman dan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:43

Antisipasi Kecelakaan Air, Polsek Teras Sambangi Anak-Anak di Kali Pleret

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:50

Polres Boyolali Gandeng Dokter Spesialis Paru Sosialisasikan Bahaya TBC

Berita Terbaru