Aksi di Depan Mapolda DIY Ricuh, Pagar Rusak

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA – Aksi penyampaian aspirasi di depan Markas Polda DIY, Rabu, sempat berujung ricuh. Pagar sisi timur markas kepolisian itu dilaporkan mengalami kerusakan. Meski demikian, aparat menyatakan situasi dapat dikendalikan dan kondisi Daerah Istimewa Yogyakarta tetap aman.

Kepala Bidang Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menyampaikan belasungkawa atas peristiwa di Tual yang menjadi latar belakang aksi tersebut.

“Kami dari Polda DIY turut berbelasungkawa yang mendalam untuk keluarga korban terkait peristiwa yang terjadi di Tual, Maluku. Semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.

Ihsan menyayangkan aksi yang awalnya berlangsung sebagai penyampaian aspirasi harus berakhir ricuh dan disertai perusakan fasilitas.

“Kami menyayangkan aksi tersebut berakhir ricuh dan terjadi pengerusakan pada pagar sisi timur Mapolda. Namun secara umum, situasi dapat dikendalikan oleh petugas di lapangan,” katanya.

Dalam pengamanan, polisi sempat mengamankan tiga mahasiswa. Ketiganya kemudian diserahkan kembali kepada pihak rektorat pada pukul 22.30 WIB setelah koordinasi dengan kampus.

Ihsan juga membantah kabar penggunaan gas air mata maupun tembakan peringatan. “Kami tegaskan bahwa selama kegiatan pengamanan, petugas tidak dilengkapi senjata. Suara yang terdengar di lokasi berasal dari petasan yang dibawa oleh massa aksi,” ujarnya.

Hingga malam hari, arus lalu lintas di depan Mapolda telah kembali normal. Kepolisian memastikan situasi kamtibmas di wilayah DIY dalam kondisi kondusif.

Berita Terkait

Warga Keluhkan Dugaan Aktivitas Judi Sabung Ayam dan Dadu di Gladagsari Boyolali
Tawa Bahagia Warga Pecah di Lokasi Sumur Bor TMMD di Dusun Gadungsari
Sempat Hilang Usai Jadi Tersangka, Oknum Kyai di Pati Akhirnya Tersungkur Ditangan Polisi
Baru Hitungan Bulan, Saluran Air Jalan Untung Suropati Hancur: Proyek Diduga Asal-asalan dan Rawan Korupsi
Penunjukan Plt Kepala DPU-PR Salatiga Dikritik, Dinilai Tak Sesuai Latar Belakang
Keberadaan Debt Collector “Mata Elang” di Salatiga dan Kabupaten Semarang Dinilai Meresahkan, ELBEHA Barometer Minta Aparat Bertindak
Kapolres Boyolali Ajak Ulama Perkuat Sinergi Kamtibmas dalam Musyawarah Kerja dan Halaqah MUI 2026 di Banyudono
“Mobil Cash Rp1,3 Miliar Nyaris Dirampas DC: Skandal Dugaan Data Fiktif Seret Nama BFI Finance”

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:40

Warga Keluhkan Dugaan Aktivitas Judi Sabung Ayam dan Dadu di Gladagsari Boyolali

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:44

Tawa Bahagia Warga Pecah di Lokasi Sumur Bor TMMD di Dusun Gadungsari

Kamis, 7 Mei 2026 - 02:54

Sempat Hilang Usai Jadi Tersangka, Oknum Kyai di Pati Akhirnya Tersungkur Ditangan Polisi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:52

Baru Hitungan Bulan, Saluran Air Jalan Untung Suropati Hancur: Proyek Diduga Asal-asalan dan Rawan Korupsi

Kamis, 30 April 2026 - 06:23

Penunjukan Plt Kepala DPU-PR Salatiga Dikritik, Dinilai Tak Sesuai Latar Belakang

Sabtu, 25 April 2026 - 15:29

Keberadaan Debt Collector “Mata Elang” di Salatiga dan Kabupaten Semarang Dinilai Meresahkan, ELBEHA Barometer Minta Aparat Bertindak

Sabtu, 25 April 2026 - 14:41

Kapolres Boyolali Ajak Ulama Perkuat Sinergi Kamtibmas dalam Musyawarah Kerja dan Halaqah MUI 2026 di Banyudono

Jumat, 24 April 2026 - 02:09

“Mobil Cash Rp1,3 Miliar Nyaris Dirampas DC: Skandal Dugaan Data Fiktif Seret Nama BFI Finance”

Berita Terbaru